Beranda Ekonomi Dukung Program Pemerintah, “Indonesia Maritime Expo” 2015

Dukung Program Pemerintah, “Indonesia Maritime Expo” 2015

108
0
Sebarkan

indonesian-petroenergy (573 x 351 px)Jakarta, sewarga.com – Indonesia tengah bersiap untuk menerima lebih dari 9.500 pengunjung profesional pada Indonesia Maritime Expo (IME) 2015. Dengan dukungan dari berbagai instansi pemerintah terkemuka dan asosiasi, IME edisi kelima tersebut akan berlangsung sangat menarik. Menurut rencana, pameran ini akan dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia, Rizal Ramli.

General Manager Reed Panorama Exhibitions, James Boey, mengatakan, pameran ini akan digelar pada 7-9 Oktober di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, dan didukung oleh Kementerian Pariwisata Indonesia, Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (Iperindo), Industri Pemilik Kapal Indonesia (Insa), Asosiasi Coating Indonesia (Ascoatindo), Kementerian Perindustrian, Kementerian Transportasi dan Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas).

“Dengan efektifnya Masyarakat Komunitas ASEAN (MEA) pada 2015 dan komitmen Presiden Jokowi untuk mempercepat pembangunan dermaga di Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, merupakan hal yang krusial bagi para pelaku industri untuk bertemu dan memperkuat infrastruktur kemaritiman Indonesia,” ujar James Boey dalam siaran persnya, Minggu (27/9).

Dengan cara ini, lanjut dia, diharapkan Indonesia akan memiliki daya saing dan kesiapan yang lebih baik untuk meraih segala peluang yang ditawarkan MEA.

“Bersama para mitra, kami telah mempersiapkan sebuah platform konferensi dan pameran terbesar di dunia yang memperkenalkan perubahan, pengetahuan dan peningkatan nilai bagi industri kemaritiman Indonesia,” tambah James.

Selain menggelar pameran, kata dia, IME 2015 akan menggelar serangkaian koferensi dengan nara sumber yang akan ‘mencerahkan’ sektor kemaritiman Indonesia agar semakin berkembang.

Mengusung tema “Making Indonesia the Maritime Axis of the World” (Menjadikan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia), jela James, konferensi ini bakal menyajikan para delegasi dengan wawasan yang sangat berarti dan memberikan pemahaman mengenai tantangan yang akan dihadapi dalam mengembangkan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

“Untuk tahun ini, para delegasi IME akan dapat belajar secara langsung mengenai dunia kemaritiman dan pasar offshore Indonesia dari para pakar industri baik di tingkat internasional maupun lokal,” tambahnya.

Kemudian, jelas James Boey, ada pula diskusi yang bertemakan “IME Crossfire Discussion” yang menghadirkan panelis yang terdiri dari Rudiyanto, President Director, PT. Biro Klasifikasi Indonesia (BKI), Widihardja Tanudjaja, President Director, PT Berlian Laju Tanker TBK dan Alexander C. Setjadi, Executive Vice President, PT. Bank Danamon Indonesia, Tbk.

“Diskusi ini akan membahas dinamika sektor industri lokal dan masa depan ekonomi negara dalam kaitannya dengan sektor kemaritiman, infrastruktur pelabuhan dan teknologinya. Diskusi tersebut akan dipimpin oleh Sjaifuddin Muhammad Thahir, Senior Manager Corporate Communication, PT Biro Klasifikasi Indonesia (BKI),” kata James Boey.

Kegiatan penting lainnya dalam IME 2015 adalah diskusi tertutup berjudul “Satu Tahun Perjalanan Menuju Global Maritim Fulcrum (GMF)” yang akan diselenggarakan oleh Kadin dan Kedutaaan Belanda untuk Indonesia.

Dalam acara tersebut, juga akan dibahas mengenai tantangan dan upaya mitigasi yang dapat dilakukan oleh aliansi kerja sama Maritim Belanda-Indonesia (Dutch-Indonesian Maritime Partnership) yang akan dibentuk.

Bersamaan dengan IME 2015, jelas James Boey, digelar pula pameran Indonesia Transport, Supply Chain & Logistics (ITSCL). Lewat pameran ini, lanjut dia, peserta mendapatkan manfaat ganda berupa networking yang lebih luas dan kesempatan belajar dari semua aspek rantai nilai mulai dari sektor kemaritiman hingga logistik.

“Baik IME maupun ITSCL, yang rencananya akan berlangsung selama tiga hari, menargetkan lebih dari 320 peserta perusahaan dan 9,500 pengunjung,” tambah James Boey.


Artikel ini ditulis oleh kontributor. Segala proses penulisan diluar tanggung jawab sewarga. Sewarga adalah wadah warga untuk memuat karya tulisannya.