Beranda Nasional Pelayanan di Mapolda Jateng Normal Pekan Depan

Pelayanan di Mapolda Jateng Normal Pekan Depan

68
0
Sebarkan
Petugas menyemprotkan air dengan menggunakan mobil 'water canon' untuk memadamkan api di Markas Polda Jawa Tengah, Semarang, 30 September 2015. (Antara/Aditya Pradana Putera)
Petugas menyemprotkan air dengan menggunakan mobil ‘water canon’ untuk memadamkan api di Markas Polda Jawa Tengah, Semarang, 30 September 2015. (Antara/Aditya Pradana Putera)

Semarang, sewarga.com – Pelayanan di Mapolda Jateng akan berjalan normal, menyusul kebakaran yang terjadi pada Rabu (30/9).

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Aloysius Liliek Darmanto, mengatakan pascakebakaran Mapolda tidak membuat pelayanan kepada masyarakat terhenti. Pelayanan tetap dilakukan di sejumlah tempat yang disiapkan Polda maupun Pemprov Jateng.

“Tugas pelayanan kepada masyarakat tetap jalan. Kami bekerja seperti biasa, kendati kondisinya belum pulih dan darurat. Dipastikan Senin depan sudah berjalan normal seperti biasanya,” ujar Kombes Liliek, Kamis (1/10).

Kebakaran Gedung B Mapolda Jateng, membuat operasional pelayanan terpaksa dipindah ke sejumlah tempat. Untuk bagian intelijen dan keamanan menempati Gedung Sabhara di Mapolsek Gajahmungkur, Jalan Sultan Agung Semarang.

Selain di Polsek Gajahmungkur, kantor darurat juga akan menempati gedung di RS Bhayangkara, gedung Flamboyan di Tanah Putih, dan gedung milik Pemprov Jateng, yakni gedung Dharma Wanita dan Wisma Perdamaian.

Direktur Intelkam Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Mamat Surahmat mengatakan, pelayanan seperti pengurusan Surat Keterangan Catatan Kepolisian, perizinan masyarakat, dan senjata, baru akan normal pada Senin (5/10) depan.

Kombes Mamat juga memastikan jika data-data penting, termasuk data intelijen yang tersimpan di kantor tersebut tetap aman, kendati ruang Ditintelkam hangus terbakar.

“Tidak ada dokumen yang hilang terbakar. Semua data intelijen telah disimpan dalam bentuk softcopy di dalam hard disk,” tegasnya.

Dijelaskan, saat kejadian, para anggota sempat mengevakuasi data-data yang dianggap penting dan rahasia.

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Noer Ali mengamini pernyataan tersebut. “Dokumen dan alat operasional yang rahasia bisa diselamatkan. Dilaporkan tidak ada yang serius. Polda Jateng akan tetap berjalan normal,” tandasnya.

Stefi Thenu/AF

Suara Pembaruan


Artikel ini ditulis oleh kontributor. Segala proses penulisan diluar tanggung jawab sewarga. Sewarga adalah wadah warga untuk memuat karya tulisannya.