Rabu, 24 Oktober 2018
Halaman ini adalah untuk ARSIP, Silahkan Kunjungi web BARU kami di www.sewarga.com
Beranda Nasional Ketua Bawaslu Sebut PNS Jadi Stres Saat Pilkada

Ketua Bawaslu Sebut PNS Jadi Stres Saat Pilkada

95
0
Sebarkan
 Ilustrasi Pegawai Negeri Sipil (PNS). (Antara/Siswowidodo)
Ilustrasi Pegawai Negeri Sipil (PNS). (Antara/Siswowidodo)

Jakarta, sewarga.com – Pegawai Negeri Sipil (PNS) mengalami stres dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak. Disinyalir para PNS ditekan oknum tertentu untuk mendukung pasangan calon (paslon) kepala daerah dan wakil kepala daerah.

“Biasanya setiap pilkada PNS itu happy tidak stres. Faktanya baik yang diklarifikasi atau laporan masyarakat, PNS justru stres. Karena fitrahnya ingin netral, tapi karena ada tekanan oknum tertentu jadi ikut irama,” kata Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Muhammad.

Hal itu dikemukakannya saat Penandatanganan MOU tentang Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Pilkada 2015 antara Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kempan), Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri), Bawaslu, Komisi ASN (KASN) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN), di Gedung Kempan, Jakarta, Jumat (2/10).

Menurutnya, MOU yang ditandatangani tidak dalam rangka memata-matai PNS. “Tapi membangun komitmen pelaksanaan pilkada yang salah satu catatannya yakni tidak netralnya PNS,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, pihaknya sudah menemukan laporan terkait dugaan keterlibatan PNS, terutama pejabat daerah pada pilkada. “Karenanya kami harapkan, koordinasi, sinergitas kita untuk apa boleh buat menindak secara tegas PNS serta pejabat yang tak netral,” tegasnya.

Turut hadir dalam penandatangan MOU, Menpan Yuddy Chrisnandi, Mendagri Tjahjo Kumolo, Ketua KASN Sofyan Effendi dan Kepala BKN Bima Haria Wibisana.

Carlos KY Paath/MUT

sumber: Suara Pembaruan


Artikel ini ditulis oleh kontributor. Segala proses penulisan diluar tanggung jawab sewarga. Sewarga adalah wadah warga untuk memuat karya tulisannya.
Halaman ini adalah untuk ARSIP, Silahkan Kunjungi web BARU kami di www.sewarga.com
Yes No