Beranda Nasional KPK Periksa Pejabat Dispendukcapil Bangkalan, Terkait Kasus e-KTP

KPK Periksa Pejabat Dispendukcapil Bangkalan, Terkait Kasus e-KTP

89
0
Sebarkan
 Ilustrasi e-KTP. Foto: Antara/Rosa Panggabean
Ilustrasi e-KTP. Foto: Antara/Rosa Panggabean

Bangkalan, sewarga.com – Terkait kasus korupsi pengadaan alat e-KTP, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi(BPKP) Jawa Timur memeriksa sejumlah pejabat Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur.

Rombongan KPK dan BPKP datang pada Senin, 5 Oktober, petang. Dalam pemeriksaan, KPK juga mengecek secara fisik alat e-KTP yang dipergunakan. “Kami menyidik sekaligus mengecek alat,” kata Novel Baswedan, penyidik KPK yang memimpin pemeriksaan.

Novel enggan menjelaskan lebih dalam mengenai penyidikan itu. Yang jelas, penyidikan itu merupakan pengembangan dari kasus e-KTP di tingkat pusat. “Nantilah biar dijelaskan lebih lanjut oleh humas KPK,” ujarnya.

Sumber dari Dispendukcapil Bangkalan, selain pejabat Dispendukcapil, turut diperiksa petugas e-KTP di 18 kecamatan di Bangkalan. “Selain itu dilihat spesifikasi alat. Apakah sesuai dengan yang ditentukan,” ujar salah satu staf di Dispendukcapil Bangkalan itu.

Pada 22 September, KPK memanggil Business Development Manager PT Hewlett-Packard Indonesia Berman Jandry S. Hutasoit. Dia dimintai keterangan dalam kasus dugaan korupsi pengadaan e-KTP.

“Dia akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka S (Sugiharto),” kata Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati, saat itu.

KPK menjerat Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Ditjen Dukcapil Kemendagri Sugiharto sebagai tersangka pada 22 April 2014 lalu. Dia bertindak selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek tersebut.

Sugiharto dikenai Pasal 2 ayat (1) subsider Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.
UWA


Artikel ini ditulis oleh kontributor. Segala proses penulisan diluar tanggung jawab sewarga. Sewarga adalah wadah warga untuk memuat karya tulisannya.