Beranda Nasional Tolak Digusur, Ratusan Warga Datangi Kantor Ahok

Tolak Digusur, Ratusan Warga Datangi Kantor Ahok

97
0
Sebarkan
Kompas.com/Alsadad Rudi  Kelompok warga yang menolak dilakukannya penggusuran saat melakukan unjuk rasa di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (5/10/2015). Warga yang menolak penggusuran berasal dari sejumlah kawasan yang akan ditertibkan oleh Pemerintah Provinsi DKI, seperti dari Bukit Duri, Bidara Cina, dan Ancol.
Kompas.com/Alsadad Rudi
Kelompok warga yang menolak dilakukannya penggusuran saat melakukan unjuk rasa di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (5/10/2015). Warga yang menolak penggusuran berasal dari sejumlah kawasan yang akan ditertibkan oleh Pemerintah Provinsi DKI, seperti dari Bukit Duri, Bidara Cina, dan Ancol.

Jakarta, sewarga.com – Ratusan warga yang menolak penggusuran melakukan unjuk rasa di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (5/10/2015). Warga yang menolak penggusuran berasal dari sejumlah kawasan yang dalam waktu dekat akan ditertibkan oleh Pemerintah Provinsi DKI, seperti dari Bukit Duri, Bidaracina, dan Ancol.

Dalam unjuk rasa yang mereka lakukan, warga meminta agar Gubernur Basuki Tjahaja Purnama menghentikan penggusuran.

Mereka pun menilai penyediaan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) bukan solusi. “Sebelumnya kami punya rumah sendiri, tetapi kenapa diganti dengan rusunawa,” ujar salah seorang pengunjuk rasa saat melakukan orasi.

Selain menyatakan rusunawa bukan solusi, pengunjuk rasa juga meminta agar Ahok (sapaan Basuki) mengingat jasa-jasa mereka yang telah berjasa memenangkan Ahok saat berpasangan dengan Joko Widodo berhasil memenangkan Pilkada 2012.

“Jangan kami hanya dibutuhkan saat akan pilkada saja. Setelah itu ditindas. Jangan habis manis sepah dibuang,” ujar pengunjuk rasa yang lain.

Dalam aksinya, para pengunjuk rasa membawa sejumlah spanduk yang berisikan penentangan terhadap penggusuran.

Di antaranya “Tolak investasi asing yang mendanai proyek penggusuran, Kami bukan warga liar, dan Kami tidak mau rusunawa tapi mau rusunami.” Unjuk rasa dimulai sekitar pukul 14.00 dan masih berlangsung sampai berita ini diturunkan.

 

sumber: kompas.com


Artikel ini ditulis oleh kontributor. Segala proses penulisan diluar tanggung jawab sewarga. Sewarga adalah wadah warga untuk memuat karya tulisannya.