Beranda Inspirasi MPLS Hari Terahir SMAN 1 Kendal, Diwarnai Isak Tangis Siswa-Wal Murid

MPLS Hari Terahir SMAN 1 Kendal, Diwarnai Isak Tangis Siswa-Wal Murid

48
0
Sebarkan

 KENDAL – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk siswa baru SMAN 1 Kendal ditutup dengan sungkeman dan membasuh kaki orang tua murid diwarnai isak tangis para siswa dan wali murid.  Masa pengenalan sekolah yang berlangsung selama tiga hari berakhir sungkeman dan membacakan proposal diri yang berisi cita-cita mereka yang disusun disesi sebelumnya.

Kepala SMA Negeri 1 Kendal Sunarto SPd MPd mengatakan acara sungkeman sudah biasa dilakukan namun untuk membasuh kedua kaki orang tua baru di tahun ajaran kali  ini dilakukan. Harapannya agar anak-anak memiliki tanggung jawab untuk belajar dengan baik, sebagai bakti kepada orang tua. Dikatakan, acara ini merupakan penanaman pendidikan karakter bagi anak-anak supaya berbakti kepada orang tua.”Dalam ajaran agama Isalam disampaikan Ridho Allah SWT itu dimulai dari Ridho orang tua, maka dengan kegiatan ini orang tua bisa memberikan Ridhonya untuk anak-anaknya agar menjadi orang yang berbakti kepada orang tua tercapai cita-citanya dan bermanfaat bagi agama Nusa dan bangsa,” katanya.

Salah seorang perwakilan orang tua, Subkhi ayah dari murid Muhammad Rizal Mahmudi mengatakan selama hidupnya baru pertama kali dibasuh kakinya oleh anaknya. Dikatakan, dirinya belum pernah membasuh kaki kedua orang tuanya dulu. Oleh karena itu acara membasuh kedua kaki orang tua ini sangat menyentuh hatinya hingga meneteskan air mata.”Acara ini sangat luar biasa, kami sangat tersentuh dengan acara ini. Semoga kedepan anak-anak semakin mencintai dan patuh terhadap orang tuanya sehingga menjadi yang cerdas soleh dan solehah,” harapnya.

Ditambahkan, bahwa cerdas saja tidak cukup, tapi harus memiliki akhlaqul karimah yang baik, Insya Allah dengan ketulusan orang tua maka cita-cita anak akan mudah tercapai.”alami sangat berterima kasih kepada SMAN 1 Kendal uang sudah menyelenggarakan acara ini. Kegiatan ini luar biasa,” katanya. (Sumber: suarakeadilan.net AU/01)


Artikel ini ditulis oleh kontributor. Segala proses penulisan diluar tanggung jawab sewarga. Sewarga adalah wadah warga untuk memuat karya tulisannya.